Tebaran game indie dalam negeri memberikan warna baru di industri game. Memang gamer lokal sendiri masih skeptis terhadap game yang dihasilkan dan pada akhirnya kembali melihat game besar dari luar sebagai perhatian utamanya. Oleh karena itu sebagian besar game yang dibuatĀ  oleh developer lokal tidak memuat opsi bahasa Indonesia. Namun hal tersebut tidak terjadi pada Rage in Peace.

Melalui update terbarunya Rolling Glory Jam – selaku developer dan Toge Production – Publisher Rage in Peace, menghadirkan opsi bahasa Indonesia untuk menarik para gamer lokal. Sebenarnya game ini sudah dirilis pada tahun 2018 untuk PC dan Switch, namun masih sebatas dalam bahasa Inggris saja. Seiring waktu, mereka menambahkan update bahasa lain seperti Perancis, Jerman, Spanyol, Mandarin, Korea dan terakhir Indonesia.

Rage in Peace sendiri bercerita tentang Timmy yang berusaha untuk mewujudkan mimpi terakhirnya yaitu meninggal dengan tenang menggunakan piyama. Berhubung ini game platformer, aksi Timmy dalam petualangannya akan bertemu berbagai macam rintangan yang bisa dikatakan cukup sulit dan mengejutkan. Player dapat memilih tiga tingkat kesulitan, Normal, Goldfish, dan Fairytale. Perbedaan yang cukup jelas terletak dari checkpoint yang cukup banyak ditemui pada goldfish dibandingkan mode normal. Sedangkan untuk Fairytale, ditujukan untuk Player yang ingin menikmati ceritanya saja tanpa harus berurusan dengan rintangan yang ada. 

Bagi yang ingin mencobanya, Rage in Peace sedang dalam masa diskon hingga 60% di Steam selama event LudaNarraCon. Promo ini dimulai dari tanggal 25 Maret sampai dengan 2 Mei 2020.

Punya komentar?