Loot Boxes memang menjadi sebuah fitur microtransaction yang umum terjadi. Dengan bergantung nasib dari RNG atau Random Number Generator, timbul tingkat tidak keadilan yang dirasakan oleh para gamer. Walaupun keinginan di sisi para publisher sistem ini dapat meraup uang dengan jumlah banyak secara cepat, sepertinya tidak berlaku untuk Psyonix. Pasalnya, perubahan besar dalam microtransaction akan terjadi di Rocket League. Apa yang mereka akan rubah? ataukah menjadi perubahan yang lebih tidak adil dengan sebelumnya?

Membuka kotak dengan kunci yang dibeli menggunakan mata uang asli untuk mendapat item acak, itulah yang terjadi di Rocket League. Menjengkelkan bukan? terlebih jika dewa RNG tidak berpihak dengan kita. Berita baiknya, Pysonix selaku developer ingin membuat perubahan dari sisi microtransaction yang lebih adil dengan menggantikan loot boxes menjadi “blueprint”. Dengan blueprint tersebut, player sudah dapat melihat apa yang akan mereka dapatkan nantinya. Tentunya blueprint tersebut harus dibuat terlebih dahulu menggunakan credits agar menjadi sebuah item.

Bagaimana cara mendapatkan blueprint tersebut? blueprint memiliki peluang untuk drop di akhir pertandingan dan item hanya bisa dibuat menggunakan credits. Mata uang in game ini juga bisa dibelanjakan pada store, yang setiap beberapa saat akan berubah itemnya. Sistem terbaru ini akan dirilis mulai bulan Desember 2019 nanti. Tidak perlu khawatir dengan kunci maupun kotak yang Anda punya, karena secara otomatis akan berubah menjadi credits dan untuk kotaknya berubah menjadi blueprints.

Memang masih terasa unsur RNG untuk mendapatkan sebuah blueprint di akhir match. Tetapi setidaknya Anda tidak perlu membuang waktu untuk membuat item yang Anda tidak suka.

Sources: RocketLeague.com

Punya komentar?