Jika kalian ingat pada tahun lalu, Respawn Entertainment menggunakan strategi yang unik pada saat merilis Apex Legends. Tidak melewati proses marketing yang begitu banyak seperti game pada umumnya, Respawn memilih untuk merilis gamenya secara tiba-tiba. Vince Zampella orang dibalik nama studio besar ini. Sudah menjadi rahasia umum EA memperlakukannya dengan spesial, disaat developer lain dipaksa untuk menggunakan FrostBite engine pada gamenya, Respawn Entertainment dengan bebas dapat menggunakan Unreal Engine seperti pada Star Wars Jedi: Fallen Order. Spesialnya lagi Vince Zampella ditugaskan sebagai kepala developer untuk DICE Los Angeles.

Zampella secara terbuka memberitahukan posisi barunya di DICE LA. Ia memiliki keinginan untuk melakukan rebranding studio yang mengerjakan game Battlefield dan Battlefront tersebut. Namun masih belum diketahui nama baru apa yang akan Ia gunakan. Dengan melakukan rebranding ini, Zampella memiliki tujuan untuk memperbaiki pandangan orang terhadap studio tersebut.

Zampella kini mengetuai studio DICE Los Angeles dan akan melakukan rebranding dengan sebuah nama baru.

Dibawah pengawasannya, studio ini sedang mengerjakan game original baru yang belum diumumkan kepada publik. Uniknya lagi Zampella tidak meninggalkan Respawn dan tetap mengawasi kinerja disana. Setidaknya sepak terjang kinerjanya dengan menangani game-game genre first person shooter dapat diandalkan. Apakah DICE sedang mengerjakan seri lanjutan Battlefield? ataukah IP baru?

Punya komentar?